Hadiri Musrenbang Kelurahan Purwosari, Walikota Minta Masyarakat Dapat Melihat Potensi Yang Ada.

Hadiri Musrenbang Kelurahan Purwosari, Walikota Minta Masyarakat Dapat Melihat Potensi Yang Ada. Foto : Ist/kmfmetro.

Metro, (BP) : Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Purwosari Kota Metro tahun 2022 berlangsung Senin (07/02/2022), dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Metro. 


Dalam kesempatan tersebut, Lurah Purwosari Sugiana melaporkan pokok pendapatan PBB tahun 2020 di Kelurahan Purwosari sebanyak Rp. 199.614.143, dengan terealisasi 70,5%, dan pokok pendapatan PBB tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp. 170.454.081 terealisasi 72%.


“Akan tetapi pada 2 tahun terakhir PBB kelurahan Purwosari mengalami penurunan dampak dari covid-19 sehingga masyarakat Kelurahan Purwosari banyak yang kehilangan pekerjaan dan kesempatan bekerja yang mengakibatkan tidak bisa lagi membayar PBB,” ungkapnya.

Baca juga : 

http://bintangpost.com/read/6062/rakor-pemkot-metro-ini-harapan-walikota


Sugiana mengatakan prioritas dana iuran pembangunan sarana dan prasarana di Kelurahan Purwosari sebesar Rp.150.000.000,- berdasarkan kesepakatan musrenbang yang dilakukan pada tahun 2021.


“Rencanannya dana tersebut akan dialokasikan untuk pembuatan drainase dan pembuatan gorong-gorong tanpa blog, pembangunan posyandu dan 2 makam, Pembangunan saluran drainase dan onderlah,” paparnya.


Lurah Purwosari juga mengarapkan dengan hadirnya Walikota Metro bersama Wakil Walikota beserta rombongan segala pembangunan yang diprioritaskan di tahun 2023 dapat terealisasi.


Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya menyampaikan adanya musrenbang di Kelurahan Purwosari untuk melakukan pembahasan dan menerima masukan-masukan yang akan diinput dan diproses dengan melihat seberapa jauh kemampuan kita dengan melakukan perencanaan dengan baik.


Baca juga : 

http://bintangpost.com/read/6061/walikota-metro-gerakan-literasi-dapat-meningkatkan-minat-baca-masyarakat


Wahdi meminta kepada peserta musrenbang yang hadir untuk dapat melihat potensi dan dana yang ada untuk dijadikan modal sehingga dapat menghasilkan PAD untuk Kota Metro.


“Diskusi yang dilakukan ini untuk menyepakati hal-hal terkait pembangunan yang akan dilakukan tahun 2023 dengan melihat rangkaian-rangkaian pembangunan yang sudah ada terkait perencanan pembangunan dengan menginput prioritas masalah yang akan muncul, ” kata Wahdi.


Wahdi menilai masyarakatlah yang mengetahui tentang objek pembangunan apa yang dibutuhkan dan dilakukan, sebagai subjek pelaku pembangunan dan pengembangan.


Walikota Metro juga mengajak masyarakat Kelurahan Purwosari untuk melakukan hal yang bisa mendukung dan membangun Kelurahan Purwosari menjadi lebih baik.


“Di tahun 2022 ini, saya sebagai Walikota Metro bersama pak Wakil Walikota ingin pembangunan yang kita lakukan dapat mensejahterakan masyarakat, ” tuturnya.(*)

Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Metro.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment