Pesawaran (BP) : Sebagai upaya mengasah fisik dan mental anggota, organisasi Pecinta Alam (PA) MerahPutih Kabupaten Pesawaran menggelar ekspedisi tiga puncak di Gunung Pesawaran.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (9-10 Mei 2026) ini menargetkan pendakian puncak gunung yang ada di Kabupaten Pesawaran. Diantaranya, Puncak Kantong Semar (1666 MDPL), Puncak Nirwana (1681 MDPL), dan Puncak Ratai (1682 MDPL), yang diikuti sebanyak 15 orang, yang terdiri dari anggota dan pendamping PA MerahPutih.
Kordinator Pelaksana Ekspedisi Tiga Puncak, Angga Saputra menegaskan, bahwa ekspedisi ini bukan sekadar naik gunung biasa. Kegiatan ini sebagai ajang pembuktian diri, bahwa seluruh anggota MerahPutih adalah petualang tangguh. Sebab, mental dan fisik merupakan jadi target utama.
Baca Juga :
Dia juga menegaskan, selain jadi ajang tempa mental dan fisik. Dalam ekspedisi ini seluruh anggota diajarkan untuk tidak gampang menyerah. Sehingga diharapkan, anggota PA MerahPutih Pesawaran tidak hanya kuat di gunung, tapi juga kuat saat menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari nantinya.
"Yang kuat di gunung, harus kuat juga hadapin hidup!. Tiga gunung dalam sekali jalan itu brutal. Capek, dingin, mental diuji. Tapi dari situ kami mau cetak anggota yang nggak gampang nyerah. Di alam kita diajarin disiplin, tanggung jawab, dan solidaritas,” tegas Angga kepada media ini, Minggu (10/5/2026).
Dia menambahkan, tujuan utama ekspedisi tersebut adalah membentuk mental tangguh dan fisik prima anggota. Tiga puncak dalam satu ekspedisi ini jadi tantangan nyata. Di alam, kita belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan bagaimana bertahan dalam kondisi sulit.
Dan selain sebagai ajang latihan fisik, lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter, solidaritas tim, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selama ekspedisi, kata dua, seluruh peserta juga melakukan aksi bersih gunung.
“Prinsip kami jelas, ambil yang indah, tinggalkan jejak kebaikan. Pecinta alam harus jadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian,” tegasnya.
Baca Juga :
Sementara itu, Pembina PA MerahPutih Pesawaran Andi Suharlis, turut memberikan dukungan penuh. Dia juga berpesan, agar ekspedisi tetap mengutamakan keselamatan dan nilai edukasi.
Dia juga mengatakan, ilmu yang didapat di gunung harus dibawa turun untuk membangun karakter dan kepedulian anggota terhadap alam Pesawaran.
“Saya titip pesan, jaga nama baik organisasi, utamakan keselamatan tim, dan jangan tinggalkan apapun kecuali jejak. Ekspedisi ini bukan soal siapa yang paling cepat sampai puncak, tapi siapa yang paling bertanggung jawab selama perjalanan,” ucapnya. (doy)