Bupati Dendi : Tidak Ada Petani, Tidak Ada Pangan dan Masa Depan

Bupati Dendi : Tidak Ada Petani, Tidak Ada Pangan dan Masa Depan Foto. Doy bintangpost.com.

Pesawaran (BP) : "No Farmers, No Food, and No Future. Jika tidak ada petani, tidak akan ada pangan. Dan jika tidak ada petani, tidak akan ada masa depan." 

Istilah tersebut disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat menghadiri Mimbar Sarasehan para Penyuluh dan Kelompok Tani Pesawaran dengan anggota DPD.RI Sudin, yang digelar di GSG kabupaten setempat, Jumat (10/2/2023).

Menurut Bupati, para petani saat ini butuh perhatian penuh dari pemerintah. Oleh karena itu, dirinya berharap khususnya para petani yang ada di Kabupaten Pesawaran bisa mendapat perhatian penuh dari pemerintah melalui Kementrian Pertanian dan DPR.RI.

Baca Juga :

http://bintangpost.com/read/7939/bupati-dendi-terima-penghargaan-abyakta-anugerah-kebudayaan-dari-pwi

http://bintangpost.com/read/7942/bahas-perbup-dispar-pesawaran-gelar-rapat-dengan-travel-agent-dan-pelaku-wisata

Hal itu bukan tanpa alasan, Dendi mengungkapkan bahwa, sesuai data yang dihimpun, petani Pesawaran menjadi salah satu penyuplai bahan pangan terbanyak dipasar-pasar yang ada di Bandarlampung dan luar daerah.

"Salah satunya petani pisang Pesawaran. Walaupun bukan sebagai sentra penghasil pisang di Lampung, namun petani pisang Pesawaran merupakan penyuplai terbesar di Provinsi Lampung dan di pulau jawa," ungkapnya.


Maka dari itu, Bupati juga meminta kepada Sudin selaku anggota Komisi IV DPR.RI dan Dirjen Pertanian dari Kementrian Pertanian yang hadir dalam acara tersebut, bisa memberikan perhatian lebih untuk para petani di Kabupaten Pesawaran.

Selain itu, Bupati Pesawaran juga meminta, agar dapat memperhatikan para penyuluh pertanian di kabupaten setempat, terutama untuk fasilitas dan faktor pendukungnya. Karena selama ini para penyuluh, selalu turun langsung untuk membantu petani di Pesawaran, dalam meningkatkan hasil produksi panen di kabupaten tersebut.

"Tentunya dengan perhatian dan bantuan dari Bapak Sudin dan Bapak Dirjen Kementrian Pertanian, pastinya bisa sangat membantu para petani maupun penyuluh untuk bisa lebih lagi meningkatkan hasil panen. Dan pastinya juga, akan berdampak bagi kesehjateraan para petani," ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR.RI Sudin mengapresiasi para petani dan penyuluh di Kabupaten Pesawaran, atas apa yang sudah dilakukan dan hasil yang diperoleh selama ini.

Menurut dia, hasil yang diperoleh selama ini tentunya sesuai dengan tujuan dari program-program pertanian dari pemerintah pusat.


Dan terkait permintan dari Bupati Pesawaran dan para petani serta penyuluh, dirinya berjanji akan memenuhinya. Karena, kata dia, itu merupakan tujuan utama dari program-program yang dilakukan oleh pihaknya dan pemerintah pusat.

"Saya sudah berkordinasi dengan Pak Bupati dan Ketua DPRD Pesawaran, untuk memenuhi itu semua. Namun tentunya akan kita sesuaikan segala kebutuhan yang diperlukan, dengan anggaran yang ada," tuturnya.

Dan kepada para penyuluh, saya harap bisa bersabar. Segala permintaan yang masuk, memang sudah menjadi salah aatu agenda kami. Dan bukan hanya di Kabupaten Pesawaran saja, tapi juga penyuluh selutih Indonesia. Karena petani tanpa penyuluh, ibarat sayur tanpa garam, pungkasnya.

Diketahui, dalam acara tersebut, anggota DPR.RI Sudin, diangkat menjadi Bapak Penyuluh Kabupaten Peaawaran. Serta, Ketua TP.PKK Pesawaran Nanda Indira Dendi, diangkat menjadi Bunda Kelompok Wanita Tani (KWT) Kabupaten Pesawaran oleh perhimpunan para petani Pesawaran.

Dan juga Sudin memberikan bantuan kepada para kelompok tani, yaitu berupa Hand Tractor, Water Pump, dan beberapa bantuan lainnya, dari DPR.RI dan Kementrian Pertanian.

Selain dihadiri Bupati dan Ketua TP.PKK Pesawaran, turut hadir mendampingi anggota DPR.RI Sudin, Dirjen Kementrian Pertanian beserta jajarannya. Serta seluruh anggota DPRD Pesawaran dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran. (Doy)









     

Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Pesawaran.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment