IGTKI PGRI Pesawaran Gelar Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Guru Nasional

IGTKI PGRI Pesawaran Gelar Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Guru Nasional Foto. Dodoy (bintangpost.com).

Pesawaran (BP) : Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Pesawaran, menggelar peringatan Hari Pahlawan, sekaligus peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Islamic Center kabupaten setempat, Rabu (19/11/2025).

Ketua IGTKI Pesawaran, Yeti mengungkapkan, acara tersebut mengambil tema dari pahlawan bangsa, ke pahlawan pendidikan, menginspirasi tanpa henti membentuk generasi emas.


Kegiatan ini, lanjut dia, bertujuan untuk mengenang perjuangan para pahlawan, dan juga untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawan, keberanian, kebersamaan, persatuan dan rasa cinta tanah air, melalui pendidikan anak di usia dini.

"Kita ketahui bersama, masa depan bangsa dimulai dari anak-anak dan pendidikan usia dini. Maka dalam kegiatan ini, kami ingin menunjukan dan menegaskan bahwa, IGTKI PGRI Pesawaran siap mendukung dan akan turut serta dalam membangun bangsa, melalui pendidikan anak-anak dari usia dini," jelasnya.

Yeti juga mengungkapkan, dalam acara tersebut akan diisi berbagai penampilan, seperti drama kolosal, tarian, dan lomba, diantaranya lomba tumpeng dan cerdas cermat, yang akan diikuti dan dibawakan oleh para kepala sekolah PAUD dan TK perwakilan dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran.


"Selain itu, dalam acara ini kita memberikan penghargaan kepada para guru TK dan PAUD, yang sudah mengajar lebih dari 20 tahun. Serta penghargaan kepada guru-guru PAUD dan TK yang berusia lebih dari 50 tahun, tapi tetap eksis mengajar," ungkapnya. 

Sementara itu, Maria Ulfa selaku Ketua II IGTKI PGRI Provinsi Lampung yang hadir pada acara tersebut menyampaikan apresiasi yang sangat besar untuk IGTKI Pesawaran.

Karena, kata dia, kehadiran dirinya dan jajaran pengurus IGTKI Provinsi Lampung tidak sia-sia. Karena pihaknya menyaksikan langsung semangat dari guru-guru IGTKI Pesawaran yang sangat luar biasa, khususnya untuk menciptakan generasi-generasi bangsa sejak usia dini. 


Dan melalui kegiatan tersebut, pihaknya juga mengajak untuk meresapi, bahwa hari pahlawan bukan hanya sekedar peringatan, tapi menjadi momentum untuk menyadari betapa besar harga yang harus dibayar untuk kita bisa hidup damai di hari ini. 

"Untuk itu, kami berharap perjuangan jangan berhenti disini saja, tapi sebagai generasi penerus bangsa, khususnya bagi para guru IGTKI Pesawaran harus terus dihidupkan, terutama dalam mendidik dan menciptakan karakter anak sejak usia dini," ujarnya.

"Bentuknya tentu berbeda dengan masa lalu. Hari ini kita berjuang melawan kebodohan. Dan tentunya kita harus menjadi pahlawan masa kini, berbuat baik dan menabur manfaat untuk semua," timpalnya.


Dia juga mengungkapkan, saat ini pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah sebagai investasi bangsa untuk masa depan. Maka dari itu kita dituntut untuk meningkatkan sumber daya manusia yang cerdas, pintar, dan hebat sesuai dengan amanah undang-undang.

"Kita harus berbangga diri. Sebab guru-guru IGTKI memiliki peran yang sangat mulia, khususnya untuk menentukan masa depan bangsa dengan mendidik anak-anak sejak usia dini. Untuk itu saya mengajak kepada sleuruh guru IGTKI Pesawaran, untuk dapat emberikan pendidikan dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang, dan membentuk karakter anak yang cerdas, pintar, sehat, dan cinta tanah air," ucapnya.

Diketahui, selain dihadiri pengurus IGTKI Provinsi Lampung, pada acara tersebut dihadiri juga Kadisdikbud Pesawaran, Anca Marta Utama, Kabid Paudni Pesawaran, Yuhana, para penilik PAUD dan TK, serta kepala sekolah PAUD dan TK se-Kabupaten Pesawaran. (doy)









Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Pesawaran.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment