PTPN I Dorong Sport Tourism dan Hijaukan Malabar Dengan WPCC 2026

PTPN I Dorong Sport Tourism dan Hijaukan Malabar Dengan WPCC 2026 Foto. Ist.

Jawa Barat (BP) : Udara sejuk di ketinggian 1.500 mdpl menyambut ribuan pelari yang memadati kawasan Kebun Malabar dalam ajang Walini Pangalengan Cross Country (WPCC) 2026, Minggu (12/4/2026) lalu. 

Di bawah langit Pangalengan yang jernih, para peserta yang berasal dari berbagai komunitas lari, meliputi BUMN Runners mulai dari PLN, BTN, BNI 46, Railway, HK, Pindad, RNI, Pine, Jasindo dan Tim Pocari Sweat, Le Minerale, Riot Bandung, Sukuku, AMTC, Bintaro hingga peserta dari Bandung, Jabodetabek dan sekitarnya, ditantang untuk menaklukkan rute lintas alam yang memadukan keindahan panorama kebun teh dengan tantangan teknis jalan berbatu.

Perhelatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga sebuah deklarasi nyata PTPN I dalam memperkuat ekosistem sport tourism dan pelestarian alam di Jawa Barat.

Baca Juga :

Persaingan di lintasan eksotis kaki Pegunungan Malabar berlangsung sengit. Pada kategori utama 12K Putra, Dikki Abdul Majid (BIB 133) berhasil mengukuhkan diri sebagai yang tercepat setelah melewati duel ketat dengan Farhan Abdul Latif dan Muhammad Gufron. 

Sementara di sektor 12K Putri, Ai Kusmiati (BIB 140) tampil perkasa melintasi tanjakan kebun teh untuk meraih podium pertama, disusul oleh Syahidah Rohyani dan Yunita. Sedangkan pada kategori 8K, kemenangan diraih oleh Khoerul Anwar (BIB 352) di sektor Putra dan Gina Fitriani (BIB 230) di sektor Putri, yang keduanya menunjukkan ketahanan fisik luar biasa di tengah tipisnya udara pegunungan. 

Kehadiran para juara ini membuktikan bahwa Pangalengan bukan sekadar lokasi wisata, melainkan kawah candradimuka bagi talenta atletik tanah air.

Disela-sela kemeriahan lomba, PTPN I menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui aksi penanaman 1.000 bibit pohon yang melibatkan manajemen dan para pelari. 

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya strategis untuk menjaga kelestarian kawasan Pangalengan, mencegah risiko banjir serta longsor, sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem perkebunan yang menjadi sumber bahan baku Teh Walini berkualitas dunia.

Baca Juga :

“Sinergi antara kegiatan olahraga lari dan aksi hijau ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Lebih jauh, PTPN I juga telah menyiapkan program beasiswa bagi anak-anak atlet muda berprestasi asal Pangalengan sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan bibit-bibit atlet nasional masa depan” kata Teddy.

Kesuksesan acara yang diselenggarakan oleh 2230 dan IdeaRun bersama PTPN I ini turut mendapat apresiasi dari para stakeholder yang hadir, termasuk jajaran manajemen PTPN I Regional 2 serta unsur Forkopimcam Pangalengan. Para peserta pun tak melewatkan momen untuk mengabadikan panorama hijau Malabar di sepanjang rute lari yang memanjakan mata. 

Dengan berakhirnya gelaran ini, Walini Pangalengan Cross Country 2026 tidak hanya meninggalkan catatan waktu tercepat di lintasan, tetapi juga meninggalkan jejak hijau bagi bumi dan harapan baru bagi pembinaan atlet muda di Indonesia.  (rls-doy)







Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Nasional.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment