Industri Tapis Jadi Salah Satu Penggerak Ekonomi Pringsewu

Industri Tapis Jadi Salah Satu Penggerak Ekonomi Pringsewu Foto. Gus bintangpost.com.

Pringsewu (BP) : Hingga saat ini, industri pembuatan kain tapis merupakan salah satu penggerak pembangunan ekonomi Kabupaten Pringsewu. Pasalnya, para pengrajin tapis yang saat ini berkembang di Pringsewu, memiliki kontribusi penting dalam perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu diungkapkan Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, saat membuka pelatihan peningkatan kualitas produk dan digital marketing, yang diikuti 20 pengrajin tapis dari Kecamatan Pringsewu, Pardasuka dan Pagelaran, yang digelar di Mahan Tapis Margakaya, Kabupaten Pringsewu, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga :

http://bintangpost.com/read/7601/buntut-ribut-tanding-futsal-polsek-gadingrejo-gelar-penyuluhan-di-smkn1

http://bintangpost.com/read/7599/pemkab-pringsewu-berlakukan-sistem-informasi-kinerja-asn

Selain itu, Pj. Bupati juga mengatakan bahwa, industri tapis juga mampu menyerap tenaga kerja. Bahkan saat ini sedang diupayakan pengembangan potensi  pariwisata dengan dijadikannya Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, sebagai salah satu Desa Wisata Kampung Tapis di Provinsi Lampung, melalui Keputusan Gubernur Lampung No. G/319/V.26/HK/D.13/2022 tertanggal 18 Mei 2022. 

"Oleh sebab itu kita patut berbangga, karena Pringsewu menjadi salah satu kabupaten yang telah ditetapkan sebagai Sentra Industri Kerajinan sekaligus Desa Wisata Kampung Tapis di Provinsi Lampung," ujarnya.


Guna menunjang pengembangan Sentra Industri Kerajinan dan Desa Wisata Kampung Tapis ini, lanjut Pj. Bupati, maka dibutuhkan inovasi dan kreasi produk-produk tapis dan turunannya dari para perajin tapis, untuk mendukung tempat-tempat wisata yang ada.

Pelatihan ini, dia juga mengungkapkan, lebih fokus pada pengembangan desain tapis dalam rangka memunculkan ciri khas motif tapis bagi Kabupaten Pringsewu, dan persiapan bagi para pengrajin tapis untuk masuk ke pasar global menggunakan teknologi digital.

 "Untuk itu saya berharap, agar pelatihan ini dapat meningkatkan keahlian para pelaku usaha Industri Kecil Menengah, khususnya di sektor kerajinan kain tapis. Sehingga dapat terus menggali potensi yang ada di dalam diri, agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas, serta sesuai dengan permintaan pasar, sehingganya para pengrajin dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana penunjang untuk memasarkan produk-produk tapis yang di hasilkan," tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu Rusdiana Adi Erlansyah, Ketua DWP Sri Prihatin Heri Iswahyudi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Masykur, M.M. Beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait, dengan menghadirkan Nola Marta sebagai narasumber. (Gus)




    

Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Pringsewu.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment