DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Istimewa Wujudkan Kabupaten tanggamus Maju dan Keren.

DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Istimewa Wujudkan Kabupaten tanggamus Maju dan Keren. Foto: Hrd/bintangpost.com.

TANGGAMUS-BINTANGPOST : Dalam rangka memperingati Hari jadi ke-24 Kabupaten Tanggamus dan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-57, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dengan tema Wujudkan Kabupaten tanggamus Maju dan Keren, berlangsung di ruang rapat Gedung DPRD setempat, Selasa (23/03/2021).

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos  berserta Wakil Ketua I Irwandi Suralaga, S.Ag, Wakil Ketua II Tedi Kurniawan, SE, Wakil Ketua III Kurnain, S.IP,  dan dihadiri oleh 43 Anggota DPRD  Kab. Tanggamus.

Dari jajaran Eksekutif hadir pada acara tersebut Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, SE., MM, Wabup Hi. A.M Syafii S.Ag, Para Asisten, Kepala  Badan, Kepal Dinas dan para Camat di Kab. Tanggamus serta pimpinan Forkopimda Tanggamus seperti Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Wakapolres Tanggamus Kompol Heti Fatmawati David P Duarsa dan insan pers, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Acara dilaksanakan secara langsung  dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua DPRD Tanggammus Heri Agus Setiawan, S.Sos mengatakan, tujuan diselenggarakan acara ini untuk mengenang dan mensyukuri sekaligus mengevaluasi apa yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kita, serta dalam rangka mewujudkan Kabupaten Tanggamus yang maju dan keren.

"Semoga suasana yang kondusif saat ini dapat terus terjaga dan dapat kita pertahankan di masa yang akan datang," kata Heri.

Dikatakan, memasuki usia ke-24, Tanggamus banyak mengalami kemajuan serta berhasil mengukir prestasi di berbagai bidang. Meski diakui juga masih ada kendala dari proses pembangunan ini.

"Keberhasilan yang telah dicapai harus terus ditingkatkan karena masih banyak potensi yang harus kita gali dan kembangkan untuk mengatasi berbagai permasalahan," tambah Heri. 

Ia juga menambahkan, pandemi Covid-19 telah lebih dari satu tahun belum menunjukkan pertanda berakhir. Namun upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah dengan Satgas Covid-19. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemda yang telah melaksanakan vaksinasi kepada anggota DPRD dan nanti ke masyarakat sebagai upaya menekan wabah Covid-19," kata Heri. 

Sementara itu menurut Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Tanggamus berdiri pada 21 Maret 1997, kini sudah 24 tahun dan tidak terasa Kabupaten Tanggamus telah berusia dewasa.

"24 tahun adalah rentang perjalanan waktu yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah. Tema peringatan HUT Tanggamus kali ini adalah, Wujudkan Kabupaten Tanggamus Maju dan Keren," kata Dewi. 

Ia menambahkan, di masa pandemi Covid-19 maka perayaan dan peringatan hari jadi Tanggamus, di adakan secara sederhana, namun tanpa mengurangi makna syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa.

Ia mengaku dalam kurun waktu satu tahun dan dalam kondisi pandemi Covid-19, Kabupaten Tanggamus berhasil meraih prestasi dan penghargaan yang diberikan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. 

"Saat ini Kabupaten Tanggamus berada dalam zona kuning dari zona oranye yaitu zona resiko rendah penyebaran Covid-19," kata Dewi.  

Sampai dengan saat ini jumlah kasus Covid-19 sebanyak 545 orang, dengan jumlah pasien sembuh 513 orang dan meninggal mencapai 27 orang. 

"Selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Tanggamus, kami telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam percepatan penanganan pencegahan Covid-19 di Tanggamus," ujar Dewi. 

Ia menambahkan, telah melaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran tenaga kesehatan sebanyak 1.650 orang. Petugas pelayanan publik sebanyak 3.477 orang.

Selain itu baru saja dilakukan pencatatan inventarisasi kekayaan intelektual komunal (KIK) Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) yang terdiri dari Belah Ketupat, Festival Teluk Semaka, dan Pencak Khakot. 

"Hal ini kita lakukan agar kekayaan intelektual tersebut tidak ditiru oleh pihak lain yang ingin mencari keuntungan," kata Dewi. 

Selain itu ada program akte kelahiran gratis dan dapat diterima masyarakat di klinik bersalin, puskesmas dan rumah sakit. Dan tahun 2020 terealisasi 3.994 akte. Peningkatan bantuan operasional dan insentif tenaga pendidikan PAUD dan tenaga kependidikan 1.229 orang, serta meningkatkan pembinaan, pelatihan kader posyandu balita dan kader lansia dibayarkan kepada 4.888 kader dengan anggaran Rp 2,59 milyar.

Acara dilanjutkan pembacaan Doa yang dipimpin oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan sesi foto bersama Anggota DPRD dan Forkopimda. (ADV)

Bintangpost.com

Reporter bintangsaburai.com region Tanggamus.

Administrator

bintangsaburai.com

Leave a Comment